Sunday, February 7, 2016

The Best 15 of Song Il Kook's Parenting Style

Ga ada yang bisa memungkiri bahwa Song's triplet (DaeHan, MinGuk, dan ManSe) adalah anak-anak yang sangat lucu, ngegemesin, sopan, dewasa, dan terkadang bandel. Keceriaan yang ditampilkan triplet kepada kita melalui acara The Return Of Superman yang tayang setiap hari Minggu di Korea tidak lepas dari didikan orang tua mereka yang handal (aku berikan 4 thumbs up for being so great in educating tiplet). Sekarang aku akan membahas gaya parenting si appa yang aku yakin merupakan salah satu faktor utama yang menjadikan kita begitu menyukai triplet yang tak lain dan tak bukan adalah hasil kerja keras appa dan omma :)



1. Be patient when educating children
Dalam menghadapi triplet yang aku yakin tidak mudah, appa memilih untuk bertahan dan sabar dalam menanggung segala sesuatu (kayak ayat Alkitab ya, haha) dibandingkan harus emosi dan marah kepada mereka. Ketika hendak ke dokter gigi, appa memilih untuk menunggu dengan sabar ketika mereka enggan pergi dari rumah dan memilih untuk bermain di Song’s cart. Appa memilih untuk memberikan mereka waktu agar mereka tahu bahwa tidak ada gunanya jika lain kali mereka berontak atau ngambek karena mereka enggan pergi.

2. He is so well prepared in everything!
Kamu akan kagum melihat bahwa appa adalah orang yang sangat “peka” dan well prepared dalam melakukan segala sesuatu. Bukti bahwa dia sungguh appa yang ready adalah kepiawaiannya dalam memasak, ada begitu banyak jenis makanan yang sudah dinikmati triplet, dari nasi kari, ayam ciapo, dumpling, bahkan appa pernah begitu niat menggunting seaweed menyerupai dinosaurus karena tau triplet begitu cinta sama dino. Ketika hendak camping pun, appa pun melakukan survei terlebih dahulu. Hal yang sama dilakukan ketika hendak mengikuti lomba mendayung dengan perahu buatan sendiri, appa rela begadang demi membuat sketsa perahu yang kuat dan aman dinaiki oleh triplet. Paling salut sama appa yang bela-belain ambil SIM agar bisa mengajak seluruh keluarga TROS untuk berkeliling ke Jejudo dengan bis yang dia kemudikan sendiri dimana 1 minggu sebelumnya dia sudah pergi dan melakukan survei jalan seperti apa yang dilalui, my respect for you, Sir 1958! Btw, apakah kalian memperhatikan bahwa appa selalu membawa bangku hijau dan bib untuk lunch/dinner ketika bersama triplet? :p

3. Mixing childcare while exercising
Appa membuktikan bahwa dirinya adalah seorang yang jenius, menjaga anak sembari berolahraga, dari setiap episode yang ditonton, kamu akan melihat bahwa appa mengendarai sepeda sembari mengaitkannya dengan 3 kereta kecil yang berisi triplet, dikenal dengan nama Song’s piercer. Terkadang appa juga menggunakan Song’s cart yang berisi 3 kotak kecil yang diderek appa ketika mengantar mereka ke childcare dekat rumahnya. Sungguh jenius appanya triplet!
Song's Piercer
Song's Cart
4. Teaching them as polite as possible
Appa yang pertama kali berinisiatif menjadi teladan dan mengajari mereka untuk berbicara dan bertingkah laku sopan, selalu menggunakan “yo” di setiap akhir kalimat yang diucapkan, ketika mereka masih kecil, ada banyak perkataan yang salah diucapkan, appa tidak memarahi mereka, namun mengajak mereka mengulangi perkataan tersebut dengan benar. Begitu juga dengan manner, appa tidak segan-segan mengajari mereka untuk give bowing ketika mengucapkan salam/menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang sekeliling, sama ketika appa hendak memberikan jelly, appa mendorong triplet untuk menunduk dan mengucapkan terima kasih terlebih dahulu baru mereka dapat menyantap jelly kesukaan mereka. Appa jugalah yang paling sering mengajak mereka untuk berkunjung ke village belajar pansoori (nyanyian daerah), belajar peribahasa, sopan santun dan etika ketika berada di luar dan bertemu dengan orang yang lebih tua. Yang menarik adalah kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan, namun juga terus dilakukan ketika beraktivitas di luar, hal itu sangatlah baik bagi triplet untuk sadar bahwa kebiasaan bertingkah laku baik harus terus dilakukan di manapun kita berada.

5. Teach us how to respect the elders!
Dari tiap episode begitu nyata terlihat bahwa appa terus mengajarkan triplet untuk bertingkah sopan kepada orang tua, dia mengajarkan triplet untuk memanggil elder dengan sebutan Uncle, Hyung, Noona, Aunt, dan lain-lain. Hal lain yang diajarkan appa yang menurutku sangat penting, dia mengajarkan triplet untuk menunggu yang paling tua makan terlebih dahulu, baru triplet boleh makan setelah yang paling tua makan. Appa melakukannya tidak hanya sekali, membuat triplet ingat bahkan ketika berada di luar, mereka tidak boleh makan sebelum orang yang lebih tua terlebih dahulu makan.

6. Dia tidak memanjakan triplet!
Appa mendidik mereka menjadi anak laki-laki tangguh dan berani mencoba segala sesuatu. Sehabis dihukum dengan thnking chair, appa akan membuat mereka mendorong dan meletakkan bangku mereka kembali di ruang tamu, terkadang ada salah satu dari triplet yang minta appa untuk membawakan bangku karena berat. Appa tidak membiarkan hal itu terjadi, dia tetap menyakinkan mereka bahwa bangku tersebut tidak berat dan harus mereka dorong sendiri. Sama halnya ketika memandikan triplet, appa berusaha untuk terus mengajari mereka menggosok badan atau bahkan saling menggosok agar tidak merepotkan, serta tidak jemu-jemu mengajarkan mereka untuk terus berlatih memakai baju sendiri, tak lupa pujian pun dilontarkan jika mereka berhasil melakukannya. Salah satu bukti bahwa appanya menerapkan disiplin yang baik ketika membawa triplet untuk mengikuti pelatihan militer dan membuat mereka menjalani hari-hari seperti seorang tentara! Cute!

7. How to share everything, especially food
Appa yang berinisiatif untuk terus mengajari mereka berbagi makanan dengan tidak jemu-jemu, alhasil triplet tumbuh menjadi anak yang tidak pelit untuk berbagi, bahkan dengan paman cameraman saat syuting TROS dilakukan. Ada episode dimana appa mengajari mereka berbagi dengan meletakkan 1 stroberi pada 1 mangkok, tentu semua ingin makan stroberi. Namun bagaimana caranya agar ketiganya dapat kebagian 1 buah stroberi? Awalnya MinGuk jatuh ke dalam pencobaan dengan memakan habis stroberinya, namun appa menghukumnya kemudian dengan tidak memberikan stroberi ke-2 kepadanya. Hal itu akhirnya membuat semuanya sadar bahwa 1 stroberi pun dapat dimakan bersama asal kita mau berbagi :)

8. He is so creative in everything!
Ga ngerti dan ga abis pikir dengan kreativitas appanya yang ga ada matinya. Sewaktu appa hendak membuat foto passport untuk triplet dengan kameranya, as you can guess, triplet ga bisa berhenti bertingkah lucu dan ngegemesin, appa sampe bingung harus bagaimana agar bisa mendapatkan foto yang baik. Appa pun tidak habis akal, dia segera merancang kameranya dengan kaca yang sudah tersambung dengan tab yang menampilkan kartun “Robocar Polli”,taraa! Hal ini pun berhasil, triplet begitu terpaku menonton kartun dan appa sibuk jepret mencari angle terbaik, it’s a success! Ada juga episode dimana appa menggambar sendiri tokoh dalam dongeng Putri Duyung yang kemudian ditampilkan sebagai pertunjukan puppet Mermaid kepada penontonnya yang adalah triplet, this is really cute! Ada juga episode appa pergi ke studio foto dan mendandani triplet seperti dongeng Putri Duyung dan 3 Little Pigs, serta memotret mereka, hasil akhirnya terbitlah buku dongeng Putri Duyung dan 3 Little Pigs dengan gambar triplet yang ngegemesin abis! Jangan diragukan juga kehebatan appa dalam mendesain fashion untuk triplet yang keren banget! Baju-baju yang dikenakan selalu lucu dan sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan, semua itu pure ide appa, dan bukan pemberian sponsor (oh, how much money do they need :p)

9. How to punish them in the right way!
Ini salah satu yang buat aku geleng-geleng dengan ide appa (well, katanya semua ide omma :p) dalam menghukum mereka. Jika salah satu/salah dua di antara mereka ada yang berbuat onar, appa akan menggendong/membawa mereka yang bertikai/berulah dan memisahkannya dari yang lain. Menurut appa dan omma, anak-anak bisa merasakan malu jika mereka ketahuan berbuat salah dan dihukum di depan umum. Menurutku ini cara yang bijak dalam mendidik triplet, tidak ada yang merasa minder karena dirinya dihukum lebih sering daripada yang lain.

10. The power of 10 seconds and thinking chair!
The power of 10 seconds! Apabila triplet sedang memperebutkan sesuatu, appa akan menghitung sampai 10 dan membuat mereka berganti posisi dalam memegang benda tersebut. Appa juga heran dan menyatakan tidak percaya, namun hal itu berhasil dan triplet pun menurut. Terkadang mereka juga melakukannya sendiri ketika sedang berebut mainan atau hendak membaca 1 buku tertentu. Is that really awesome?

Metode terbaru bagi menghukum triplet adalah dengan thinking chair, jadi appa membelikan meja dan kursi yang digunakan untuk belajar, bermain, sekaligus digunakan sebagai alat bantu dalam menghukum triplet (haha, benar-benar efektif dan efisien). Jika salah satu dari mereka berbuat onar, appa akan menyuruh mereka untuk membawa kursi ke dalam ruangan dengan duduk menghadap tembok, serta mereflesikan/introspeksi diri mengenai kesalahan yang sudah dilakukan sehingga mereka dihukum. Appa berpikir usia mereka saat itu sudah dapat berpikir mengapa melakukan ini/itu. Yang aku salut, hukuman ini tetap berlanjut walaupun sedang bertamu di tempat lain, appa bilang harus terus dilakukan agar triplet tidak merasa bahwa ketika berada di tempat lain yang bukan rumahnya, mereka bebas bertingkah sesuka hati. Ending yang menarik dari setiap sistem hukuman appa adalah dengan memberikan hug ke pihak yang sedang bertikai diakhiri dengan poppo satu sama lain, kemudian akan memeluk appa, this is really sweet of him!

11. Kembangkan hobimu!
Appa membuat triplet terus dan terus berkembang dengan hal yang disukainya, seperti MinGuk yang suka bernyanyi, ada episode dimana appa pergi berkunjung bertemu Uncle Sean dan diajak untuk rekaman lagu Dino di studio yang sama dimana Big Bang melakukan rekaman. Ada juga episode dimana appa mengajak triplet untuk bermain mobil-mobilan dimana kita tahu bahwa ManSe sangat tergila-gila dengan mobil, begitu juga DaeHan yang menyukai blok!

12. Learning to living a life!
Menjalani hidup sebagai triplet yang masih kecil membuat appa aware dan terkadang membuat appa mendidik mereka agar tidak mudah tertipu perhatian orang asing yang begitu mencintai triplet. Appa pernah mengajar mereka untuk tidak mudah diajak pergi orang asing yang tidak dikenal, appa juga membuat pelajaran science begitu menyenangkan dengan melakukan eksperimen kepada mereka dengan letusan gunung, stik es krim, dan lain-lain.

13. Berani mencoba hal-hal baru bersama appa!
In my very humble opinion, appa adalah orang yang paling siap ketika mengikuti acara ini, aku bahkan bisa melihat dari episode awal (ketika aku flashback kembali) bahwa appa sangatlah siap ketika dia menjawab iya untuk terlibat dalam syuting TROS. Ada begitu banyak hal yang diinginkan appa untuk dilakukan bersama triplet, dan aku sungguh bersyukur ketika itu semua tidak hanya berhenti sebagai mimpi belaka, namun berhasil terwujud sebagai kenyataan dan meninggalkan momen yang sangat berkesan. Momen dimana appa melakukan triathlon bersama, melakukan lari marathon anak-anak pertama kalinya, mendayung dengan perahu buatan appa, pergi ke Jepang dan bermain bersama lumba-lumba, bahkan bermain ski bersama-sama. Hal gila terakhir yang dilakukan adalah upgrade belajar sepeda roda tiga menjadi roda dua (gila!) dan membuat sarapan bersama-sama untuk omma. Sungguh jika triplet sudah cukup besar, semua hal yang terekam dengan baik ini akan menjadi memori yang tidak akan dilupakan oleh mereka.

14. Keep doing good to others!
Appa mengajarkan mereka untuk terus dan terus berbuat baik kepada sesama, mereka menyumbangkan baju-baju mereka yang sudah tidak muat kepada triplet lain yang baru saja lahir. Appa melakukannya karena dia tahu bagaimana sulitnya membesarkan triplet, mereka bisa menghabiskan satu susu formula besar hanya dalam waktu sehari! Appa juga mengajarkan mereka untuk menyumbangkan baju/barang yang tidak terpakai untuk dijual dengan harga terjangkau pada bazar yang diadakan di dekat tempat tinggal mereka. Bahkan dengan kreatif membuat kartu Natal/kalender sebagai ucapan terima kasih kepada fans setia yang sudah mendukung triplet!

15. Pentingnya arti tanggung jawab!
Aku menyadari bahwa appa suka sekali memberikan perintah kepada triplet untuk belanja bahan makanan, membeli snack, belanja di pasar kepada triplet. Di samping umur mereka yang aku rasa masih terlalu kecil for doing an errand, they’re really doing great jobs while executing appa’s orders. Bisa kalian bayangkan bagaimana triplet berjalan bergandengan dan berbelanja bahan makanan di pasar tradisional dimana mereka juga tidak familiar dengan kondisi sekitar? Appa juga membuat mereka mencari uang kembalian yang hilang ketika berada di spa dan membuat mereka mencari kartu kredit appa yang terjatuh ketika memesan kopi untuk mereka. What a responsible man!

Pada akhirnya, patutlah kita semua berterima kasih dan bersyukur kepada Song Il Kook (triplet’s appa) dan tentu saja omma yang sudah melahirkan DaeHan, MinGuk, dan ManSe; serta membesarkan dan mendidik mereka menjadi anak yang baik, lucu, sopan, dan bertanggung jawab. Keberanian appa yang mendorong mereka untuk terus keluar dari zona nyaman membuat kita kadang ga abis pikir anak sekecil mereka (belum 4 tahun) sudah dapat melakukan hal-hal seperti orang dewasa, namun tidak bisa dipungkiri keberadaan mereka membuat kita tersenyum sekaligus penasaran, “Kira-kira hal apa lagi yang akan appa lakukan bersama triplet di episode mendatang?”.

At last but not least, ternyata episode terakhir Song’s triplet adalah episode 116 yang akan tayang di Korea pada hari Minggu, 7 Januari 2016. Tentu ada banyak kesedihan dan rasa ga rela melepas mereka pergi, namun jika itu adalah keputusan appa dimana aku yakin adalah keputusan yang terbaik, aku akan mendukung penuh kepergian mereka dan keinginan appa agar triplet menjalani kehidupan mereka sebagai anak-anak normal pada umumnya.

While watching them, I do feel like their noona who also monitor their growth (T_T). Thank you Appa, Omma, DaeHan, MinGuk, and ManSe for giving me such a great show in The Return Of Superman, thank you appa for letting us see your beautiful triplet (it needs more than one year for the PD to convince him to join this show, all of us can’t agree more that is the best decision that he’s ever made!).
Like appa said in the very first episode, “Just seeing them, make my lips form a smile, it may be 3 times at hard, but the joy from it is 3 squared the amount!”. Good bye and thank you!

2 comments:

  1. Adeknya lucu lucu yaa...itu kembar tiga ya mbak? Gimana susahnya saya ngebayangin merawat mereka...waw seru tiap hari pasti

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. ini acara reality-variety show Korea, sulit emang ngurus kembar 3.. tapi anak-anaknya baik-baik.. hehe..
      coba d ditonton ^^

      Delete