| WaLkin' With You...
 
 
 
Copyright © WaLkin' With You...
Design by Dzignine
Monday, August 2, 2010

Belajar dari Jam yang Rusak ?

hm.. sudah hampir jm 2 pagi ketika aku masih sulit memejamkan mata ini..
terlalu banyak hal yang 'lalu-lalang' dalam otak ini..

dan tanpa kusadari jam yang ada di kamarku rusak...
sudah sering begitu, jarum detik yang bergerak mati ga bisa bergerak..
tapi dia seperti berusaha untuk jalan..

pikrku besok pada saat aku bangun, jam nya pasti akan berjalan seperti semula,
tapi tentu saja akan menunjukkan waktu yang salah.. karna sempat 'tersangkut' untuk beberapa saat.. dan kemudian aku terlibat 'percakapan' dengannya..

aku : "hei.. kamu sedang mengalami kesulitan sepertinya.. jarum detikmu tidak mau berjalan"

jam : "ya.. seperti yang kamu lihat, ada sedikit masalah di sini.. sepertinya dia sedang lelah atau ada masalah yang membuat dia sulit untuk bergerak.."

aku : "oh.. begitu.. perlu kubantu?"

jam : "hm.. tidak usah.. dia sepertinya ingin berjuang untuk kembali berfungsi dengan normal.. kau tidurlah dulu.. hari sudah subuh"

aku : "tapi.. kalaupun sudah berfungsi seperti dulu.. kau kan tidak akan menunjukkan waktu yang tepat karena langkahmu sempat terhenti beberapa saat.."

jam : "oh.. kalau nanti pas kamu bangun sudah berfungsi sedia kala, kami memerlukan bantuanmu untuk menyetel waktu yang pas.. apakah kamu keberatan?"

aku : "hm.. tentu tidak.. toh aku juga akan membutuhkanmu.. tapi.. kenapa kmu tidak menyerah saja.. bagaimana nanti kalau kamu sudah benar aku lupa untuk menyetelmu dan kamu akan terus menunjukkan waktu yang salah?"

jam : "apakah kamu tau tadinya aku juga sempat berpikir seperti itu.. tapi kemudian saudara-saudaraku; jarum menit dan detik menguatkanku bahwa kami diciptakan oleh pembuat kami untuk menyelesaikan suatu tujuan.. tujuan kami memang memberitahukan waktu yang tepat, tapi kami juga harus berjuang untuk mencapai tujuan itu. bukankah terlalu cepat untuk katakan "sudah cukup" sebelum kami memberikan kemampuan kami yang maksimal? "

aku : "wah.. bersemangat sekali.. tapi kamu lupa.. kamu bisa berjalan juga karna ada tenaga bukan? baterai mu?"

jam : "tentu aku tidak akan lupa.. karna itu antara kami dan baterai harus ada komunikasi yang baik.. kalau kami tidak cocok, tentu jam mu ini tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.."

(hening sesaat...)

aku : "terima kasih jam.. aku belajar sesuatu dari mu :) "

jam : "sama-sama.. jangan lupa betulkan kami yaa.. "


sudah hampir jam 3 pagi..
aku terpikir oleh percakapan tadi... dan aku berpikir tentang hidupku sekarang..

dari jam tadi aku belajar banyak hal..
terkadang aku juga dilihat orang kurang persiapan dalam melayani, terlalu santai, terlalu dianggap enteng.. aku pun terkadang melihat orang seperti itu.. sama seperti jam yang salah menunjukkan waktu ketika mesinnya sedang bermasalah..

tapi tahukah kita bahwa setiap dari kita yang melayani baik besar atau kecilnya pengorbanan kita.. kita pasti setidaknya sudah memberikan sedikit usaha untuk berjuang?
Monday, June 28, 2010

Di Balik Teknologi Jaringan ADSL dan Cable Modem

1. Pendahuluan

Pada zaman yang serba internet seperti sekarang ini, kebutuhan koneksi internet menjadi suatu kebutuhan yang tidak dapat terelakkan lagi. Koneksi internet sekarang ini sudah sangat mudah didapatkan. Banyak penyedia jasa layanan internet yang berlomba-lomba dalam memberikan penawaran terbaik mengenai produknya. Produk-produk yang ditawarkan sangat beragam yang terkadang memberikan kesulitan dalam memilih produk mana yang cocok bagi kita. Tidak hanya itu, kita juga mengalami kesulitan untuk menentukan penyedia jasa layanan internet mana yang dapat dipercaya untuk memenuhi kebutuhan kita.

Dari keinginan akan kedua hal tersebut, teknologi jaringan yang dipakai oleh pihak penyedia jasa layanan internet menjadi suatu peranan penting dalam menentukan pilihan kita. Dengan mengetahui jenis jaringan yang akan dipakai, kita dapat mengetahui resiko dan keuntungan dalam pemakaian produk yang ditawarkan. Selain itu mengetahui jenis jaringan internet yang ada juga dapat menambah wawasan kita akan kemungkinan hambatan yang akan datang dan cara untuk mengatasi hambatan tersebut.

Keinginan kita untuk memberikan informasi mengenai hal-hal di atas yang akhirnya membuat kita untuk mengangkat topik mengenai dua jaringan modem internet yang terkemuka yaitu modem ADSL dan modem cable. Keduanya sudah tidak diragukan menjadi pilihan favorit bagi para pengguna internet sekarang ini. Keduanya terkenal dengan kecepatan internetnya yang tinggi dengan menggunakan teknologi yang berbeda satu sama lain. Speedy sebagai penyedia jasa layanan internet yang memakai teknologi ADSL dan Fastnet sebagai penyedia jasa layanan internet dengan teknologi cable modem adalah salah satu contoh dari dua jaringan modem internet yang disebutkan sebelumnya. 

Dengan pembahasan ini, kita berharapkan dapat memberikan informasi yang berguna sebelum memilih salah satu di antara kedua penyedia jasa layanan internet tersebut. Keuntungan, kerugian dan cara kerja yang dibahas di dalam artikel ini diharapkan dapat membantu para pembaca sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih layanan internet yang akan digunakan kelak.


2. Isi
2.1 ADSL 

ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)adalah sebuah teknologi yang mengirimkan data dengan kecepatan tinggi melalui kabel telepon. Kecepatan ADSL berkisar antara 1,5-9 Mbps untuk kecepatan downstream dan 16-640 Kbps untuk kecepatan upstream. Frekuensi pada sambungan ADSL dibagi dengan mengansumsikan bahwa user akan lebih banyak mengandalkan download dibandingkan upload sehingga kecepatan download bisa tiga kali lebih cepat dibandingkan kecepatan upload.

ADSL sendiri merupakan teknologi yang berakar dari dial-up, di mana dial-up ini juga memakai kabel telepon. Teknologi dial-up ini memiliki banyak kekurangan yaitu kecepatan yang rendah, ketidakmampuan memakai telepon bila sedang berinternet, tingginya noise di dalam jaringan dan mahalnya biaya yang dikarenakan dial-up memakai pulsa untuk biayanya.

ADSL kemudian mulai dikenal karena kemunculan Telkom Speedy yang dimiliki oleh PT.Telkom. Dengan berbagai paket berinternet yang murah, Telkom Speedy menjadi populer di kalangan masyarakat.

ADSL membagi frekuensi dari sambungan yang digunakan dengan asumsi sebagian besar pengguna internet akan lebih banyak mengambil (download) data dari Internet daripada mengirim (upload) ke Internet. Oleh karena itu, kecepatan data dari internet biasa sekitar tiga sampai empat kali kecepatan ke internet. Karena kecepatan upstream dan downstream tidak sama digunakan istilah Asymmetric.



Sebelum ADSL, kita sudah terlebih dulu mengenal sistem yang disebut dial-up. Sistem ini menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan Internet Service Provider (ISP). Namun dalam penggunaannya, dial-up memiliki beberapa kekurangan. Seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses internet, terlebih di jam-jam tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, kita tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan internet. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan dial-up yang masih berdasarkan waktu dan masih dirasakan sangat mahal.


Perkenalan masyarakat Indonesia sendiri akan ADSL mulai berkembang saat PT.Telkom, yang merupakan perusahaan pengatur jaringan telepon nasional memperkenalkan program yang disebut sebagai Telkom Speedy, yaitu jaringan khusus dari PT.Telkom untuk penggunaan internet. Dengan melakukan pemasaran dan promosi-promosi yang gencar, Telkom Speedy berhasil dipasarkan di kalangan rumah tangga.

2.1.1 Kelebihan ADSL 

· Frekuensi untuk data dan untuk telepon dibedakan sehingga tidak terjadi bentrokan sehingga selama tersambung ke internet, user masih dapat menerima telepon. Bagi pengguna di Indonesia yang memakai modem ADSL membuat kegiatan internet menjadi jauh lebih murah. Sehingga kita dapat berinternet tanpa khawatir dengan tagihan yang membengkak.

· Kecepatan jauh lebih tinggi daripada modem biasa.

·Tidak perlu kabel telepon baru, ADSL memungkinkan mengggunakan kabel telepon yang ada.

· Beberapa ISP ADSL akan memberikan modem ADSL sebagai bagian dari instalasi.

2.1.2 Kekurangan ADSL

· Seperti sangat berpengaruhnya jarak pada kecepatan pengiriman data. Semakin jauh jarak antara modem dengan PC, atau saluran telepon kita dengan gardu telepon, maka semakin lambat pula kecepatan mengakses internetnya.

· Tidak semua software dapat menggunakan modem ADSL. Misalnya Mac. Cara yang dipakai pun akan lebih rumit dan ada kemungkinan memakan waktu lama. Sehingga pengguna Linux harus menggantinya dengan software yang lebih umum seperti Windows Xp atau Linux.

· Adanya load coils yang dipakai untuk memberikan layanan telepon ke daerah-daerah, sementara load coils sendiri adalah peralatan induksi yang menggeser frekuensi pembawa ke atas. Sayangnya load coils menggeser frekuensi suara ke frekuensi yang biasa digunakan DSL. Sehingga mengakibatkan terjadinya interferensi dan ketidak cocokkan jalur untuk ADSL.

· Adanya Bridged tap, yaitu bagian kabel yang tidak berada pada jalur yang langsung antara pelanggan dan CO. Bridged tap ini dapat menimbulkan noise yang mengganggu kinerja DSL.

· Penggunaan fiber optic pada saluran telepon digital yang dipakai saat ini. Di mana penggunaan fiber optic ini tidak sesuai dengan sistem ADSL yang masih menggunakan saluran analog yaitu kabel tembaga, sehingga akan sulit dalam pengiriman sinyal melalui fiber optic.

· Kecepatan koneksi modem ADSL masih tergantung dengan jarak tiang DSLAM terdekat, artinya jika jarak modem ADSL dengan DSLAM jauh maka kecepatan koneksi akan menurun karena banyaknya hambatan medium yang dilaluinya dan sebaliknya jika jaraknya dekat, koneksinya akan mencapai kecepatan yang diharapkan.

· Sambungan ADSL lebih cepat untuk menerima data daripada mengirim data melalui Internet.

· Kabel tembaga tua dapat menurunkan kualitas sambungan dan menurunkan kecepatan.

· Pada saat musim hujan, air sangat menganggu kualitas kabel telepon. Apalagi kalau banjir dan menenggelamkan Rumah Kabel telepon, di jamin akan menambah redaman kabel dan akan mengurangi kualitas sambungan ADSL.

· Jasa ADSL tidak ada di wilayah yang tidak ada kabel telepon.

Referensi :

2.2 Cable Modem

Kabel modem adalah sebuah teknologi di mana data dikirim melalui kabel televisi yang biasa digunakan untuk tv kabel. Dengan kabel ini, data dapat dikirim dengan kecepatan lebih besar dari kabel analog, yaitu sekitar 500 kali yang dikarenakan kabel televisi memang sudah dirancang untuk mengirimkan data digital. Jaringan ini memiliki kecepatan maksimum 27 Mbps untuk download dan kecepatan maksimum upload 2,5 Mbps.


Kabel modem menggunakan jalur telepon standar atau QPSK/16QAM modem untuk sistem kabel dua arah dalam mentransmisikan data upstream dari lokasi pengguna ke jaringan. Ketika jalur telepon menggunakan gabungan dengan jaringan siaran satu arah, sistem kabel data menggunakan sistem telephony return interface (TRI). Dalam jenis ini, satelit atau jaringan televisi tanpa kabel juga dapat digunakan sebagai jaringan data. 


Pada ujung-ujung kabel, data dari pengguna disaring oleh demodulasi upstream (atau telephone-return system, sebagai layaknya) untuk diproses lebih lanjut oleh sistem akhir kabel modem (CMTS-Cable Modem Termination System). CMTS adalah switching sistem, biasanya didesain untuk rute data dari sebagian besar pengguna kabel modem melalui jaringan multiplexed interface. CMTS menerima data dari internet dan provider untuk rute data pada pengguna kabel modem. Data dari jaringan ke grup pengguna dikirim ke modulasi 64/256 QAM. Hasilnya adalah para pengguna modulasi data lebih dari 6 MHz perchannel, yang mana pengalokasian spektrum untuk channel televisi kabel seperti untuk siaran ABC, NBC atau TBS ke semua pengguna.


Cable modem di Indonesia dipopulerkan oleh jasa tv kabel First Media di mana mereka menawarkan akses internet Fastnet. Paket yang ditawarkan sangat ekonomis dan sesuai untuk masyarakat. Walapun begitu teknologi kabel modem tidak dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat karena membutuhkan jaringan kabel baru.

2.2.1 Keuntungan Cable Modem 

Waktu koneksi yang tidak dibatasi 
Bisa dipakai bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus tanpa mengurangi bandwidth.

Kecepatan stream yang lebih tinggi dibanding penggunaan kabel telepon 


2.2.2 Kerugian Cable Modem

· Sifatnya yang selalu on memberikan kesulitan dalam mengawasi anggota keluarga terutama anak-anak dalam mengakses internet.

· Kecepatan download yang tidak secepat upload.

· Pemasangannya yang sulit karena harus memasang kabel baru.

Cable modem berbeda dengan ADSL yang dapat diputuskan koneksinya hanya dengan mencabut kabelnya. Karena cable modem yang sifatnya pasang mati, kabel tidak dapat diputus sembarangan. Hal itu membuat cable modem bersifat selalu on. Sifat ini dapat membuat user hampir tidak mampu mengawasi apa yang sedang diakses oleh anggota keluarga terutama anak-anak yang sedang berada di luar pengawasan orang tua atau pada waktu yang telah ditentukan.

Kekurangan lain dari cable modem adalah kecepatan upstream (data keluar) yang tidak sebanding dengan kecepatan downstream (data masuk). Hal ini membuat cable modem kurang sesuai jika dijadikan pilihan utama untuk membuka server, misalnya web atau FTP server.

Referensi :
Sunday, June 20, 2010

APAKAH TUHAN MENCIPTAKAN KEJAHATAN?

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada?
Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini,
"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan
semuanya". "Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya,
Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan
menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.
Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia
telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"
"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah
sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.
Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas.
Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi
diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata
dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."